Siap fasilitasi lelang-lelang kegiatan gedung LPSE Kota Tasikmalaya diresmikan.

Setelah pembangunannya rampung dikerjakan tahun lalu, kantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Tasikmalaya, akhirnya diresmikan penggunaannya, Kamis pagi pekan kemarin.

Menandai peresmian dengan gunting pita dilakukan Wali Kota H Budi Budiman. Seremoninya dihadiri pejabat pusat, Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) RI, Ir Agus Raharjo.

Dalam deret undangan tampak pula pejabat unsur forum konsultasi daerah, Kadishubkominfo Prov Jabar, Dr Dudi SA, Danlanud Wiriadinata Letkol (Pnb) Herdi, para kepala OPD Kota Tasikmalaya, dll.

“Pembangunan gedung/kantor ini murni didanai APBD kota. Ini bukti nyata, upaya pemkot dalam membangun infrastruktur informasi dan teknologi (iptek). Saya sampaikan, terima kasih kepada semua pihak yang turut berperan mendorong pembentukan dan pembangunan kantor ini,” ujar wali kota saat memberi sambutan.

Dengan diresmikannya kantor LPSE, H Budi berharap, kegiatan pengadaan barang dan jasa di Kota Tasikmalaya menjadi profesional, sebagaimana prinsif lelang di LPSE yakni, transparan, efisien, efektif, kredibel dan akuntabel.

Pada kesempatan sama, Ketua LKPP RI, Ir. Agus Raharjo mengungkapkan, tujuan dibentuknya LPSE di hampir setiap daerah di Indonesia yakni, menciptakan suasana kompetisi yang sehat.

Agus sempat mengungkap kelemahan proses lelang manual. Banyak kelemahan, kendala, hingga ancam-ancaman terhadap panitia lelang. Sehingga memungkinkan banyak keputusan salah.

Dengan LPSE, sistem yang secara otomatis mengatur. Berpeserta lebih luas. LPSE dikembangkan pada 2007. Kegiatan transaksinya dalam laporan terakhir pada 2014, di semua kantor LPSE terhitung sejak LPSE ada, senilai Rp 323 triliun.

Di Kota Tasikmalaya, pelayanan LPSE sudah berlangsung sejak kegiatan Juni 2012. Hingga tahun 2014, kegiatan pengadaanya sebanyak 653 paket. Berangkat dari kegiatan lelang pengadaan yang sudah dimulai, pembangunan kantor LPSE diawali pada 2013. Sepanjang perwujudannya (TA 2013-2014), anggaran pembangunan gedung LPSE menghabiskan Rp 2 miliar.

Kini, kantor LPSE sudah berdiri megah sekomplek Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) di Jl Ir Juanda, Kota Tasikmalaya. Disebut-sebut, kantor LPSE Kota Tasikmalaya, paling wah keberadaannya se-Jawa Barat, atau setingkat di bawah kantor LPSE provinsi. ***

Tasikplus

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/W-JRJTUDA6Pp2A511aWOLloJnEbtPE-IO8Q6lTekQ0B1zTZVQ7Qz8Y1b7mgcjQvlw8e8mglom-Iyyg=s599-no} Tasikplus menyuguhkan kabar seputar Tasikmalaya dan wilayah sekitarnya {facebook#https://www.facebook.com/Tasikplus/} {twitter#https://twitter.com/skutasikplus} {google#https://plus.google.com/+SKUTasikplus} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UChrZkFoikBU9_r7s4pFafcg} {instagram#https://www.instagram.com/tasikplus/}
Diberdayakan oleh Blogger.